Menangis dan Tidur
Kita jarang berbagi cinta
Kalau pun ada, bentuknya malah bikin salah makna
Kita jadi sosok yang keras
Mudah bergolak
Hingga cepat-cepat membuat jarak
Padahal kita
Makhluk yang haus cinta
Rapuh hatinya
Punya banyak luka
Memendam banyak kata untuk dicerita
Begitu kita hidup disini
Kering tandus dan pedih
Berusaha memahami segalanya sendiri
Bertahan mencari bahagia begini
macam kumbang tak berkawan, sepi
Begitu kita tinggal di sini
Meringis, tidak romantis
Kadang bersikap bengis
Lalu berakhir tragis
Miris
Aku hanya bisa berkirim kata
Moga nanti lebih mudah bertukar rasa
"Menangislah, dan tidur."
"Beberapa duka dan lelah, mungkin terkubur."
Comments
Post a Comment