Nama dan Lambang

Agar tidak perlu mejelaskan berulang, maka lembar pertama ini biar isinya tentang nama dan lambang dari kata Sangkalakavi. Tentu, selain lebih praktis, khawatir kalau-kalau ternyata empunya nama ikut lupa apa makna Sangkalakavi, haha. Mari, siapa mau simak boleh teruskan membaca.


Nama Sangkalakavi.

Sangkalakavi terdiri dari dua kata, meski begitu empunya hanya ingin menuliskan serangkai saja. Karena dia merasa lebih baik begitu. Tapi, katanya, ditulis serangkai juga akan memudahkan apabila nanti nama ini berubah jadi nama merek—ah, belum apa-apa mimpinya sudah tinggi (tertawa). Jadi, untuk saat ini nama Sangkalakavi akan ditulis serangkai. Tidak tahu kalau besok, bisa saja bertengger satu spasi ditengahnya.

Lalu, apa makna nama Sangkalakavi ini? Seperti sudah dijelaskan, Sangkalakavi terdiri dari dua kata, pertama "sangkala" dan yang kedua adalah "kavi". Kata "sangkala" merupakan bahasa Indonesia yang bermakna "waktu", sementara "kavi" berasal dari bahasa sansekerta, artinya "anak laki-laki penyair"—ada kah yang sudah tahu? Secara harfiah gabungan kedua kata tersebut menjadi "waktu anak laki-laki penyair". Memang punya makna, tapi bukan itu yang empunya maksud.

Menurut empu pemilik nama, makna dari Sangkalakavi adalah "waktu untuk menjadi penulis". Sangkalakavi merupakan momen di mana si empu berubah jadi babi ngepet—eh bukan—maksudnya momen si empu berubah menjadi sosok yang menorehkan isi kepala ke dalam aksara, entah itu bercerita, berpuisi, atau apa saja yang kebetulan bisa, dan boleh dibagikan. Katanya, Sangkalakavi menjadi perwujudan lain dari si empu yang memiliki banyak hobi. Seperti: menulis, makan, makan, makan, tidur. :) Begitulah kira-kira empunya nama berimajinasi dengan kata-kata.


Lambang Sangkalakavi. 

Mari kita lihat terlebih dahulu lambangnya. Ini, ya, ada di bawah sini.


Lambang Sangkalakavi

 

Sudah? Sepertinya bisa ditebak, ya? Katakanlah bisa. Jadi, bagian pertama, bagian luarnya, ada lambang berbentuk lingkaran dilanjutkan ke dalam ada titik-titik lingakaran. Menurut si empu, lambang tersebut mewakili jam, mewakili kata "sangkala" yang bermakna waktu. Lalu, masuk lebih dalam di bagian tengah, ada lambang berbentuk bulu. Lambang itu mewakili pena zaman kuno, mewakili kata "kavi" yang bermakna "anak laki-laki penyair". Bulat, bulat, jadilah lambang tersebut, perwujudan dari kata Sangkalakavi. Indah bukan? Lambang Sangkalakavi punya makna seperti itu, jika kita sepakat bahwa penulis bisa disimbolkan dengan pena—yang seperti bulu. Ya, sepakat sajalah agar maknanya bisa seperti yang sudah dijelaskan. :)

Nah, itu saja tulisan hari ini, pembahasan tentang makna nama dan lambang Sangkalakavi. Semoga bisa diingat, ya. Kalau tidak pun tidak jadi tidak masalah. Itu masalah buat si empu! Haha, bingung, kan? Ya pokoknya seperti itu.

Sampai saat tulisan ini selesai dibaca, si empu tidak tahu respon apa yang akan diperoleh. Tapi semoga cukup menghibur, lebih dari itu semoga bisa bermanfaat. Kritik dan saran dipersilakan, tapi tolong secara halus, ya—empu yang nulis agak cengeng, haha.


Selamat datang, selamat membaca.
Tabik!

Comments

Banyak Dibaca

Petang Membawa Malam

Menangis dan Tidur